Anak-anak yang mengalami pelecehan seksual secara online tidak tahu bagaimana cara melaporkannya

30 September 2022

KUALA LUMPUR – Setengah dari anak-anak di Malaysia yang telah dieksploitasi dan dianiaya secara seksual secara online tidak tahu bagaimana melaporkan kejahatan tersebut, menurut survei Unicef.

Sisanya yang mengungkapkan pengalamannya cenderung menceritakan pengalamannya kepada orang dewasa atau teman yang dipercaya daripada menelepon saluran bantuan.

“Dari anak-anak yang mengalami eksploitasi dan pelecehan seksual terhadap anak secara online, hanya satu anak yang melapor ke saluran bantuan,” demikian laporan bertajuk Mengganggu Bahaya di Malaysia.

Laporan ini mendesak pemerintah untuk memastikan bahwa mekanisme pelaporan tersedia dan dapat diakses oleh semua anak.

Laporan tersebut menambahkan bahwa meskipun Talian Kasih saat ini tersedia, namun tidak diperuntukkan bagi anak-anak namun terbuka untuk semua individu yang rentan.

Saluran bantuan yang berdedikasi dan inklusif untuk anak-anak dikatakan diperlukan, termasuk bagi mereka yang tidak memiliki orang dewasa yang dapat dipercaya untuk curhat.

Menurut laporan tersebut, setidaknya 4% anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun yang menggunakan internet di Malaysia telah menjadi sasaran eksploitasi dan pelecehan seksual online.

Hal ini termasuk diperas untuk melakukan aktivitas seksual, membagikan gambar seksual mereka tanpa persetujuan, atau dipaksa melakukan aktivitas seksual dengan janji uang atau hadiah.

“Jika dihitung berdasarkan populasi, jumlah ini mewakili sekitar 100.000 anak yang mungkin terkena dampak buruk ini dalam kurun waktu satu tahun,” tambahnya.

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa jumlah tersebut mungkin tidak dilaporkan dan angka sebenarnya mungkin lebih tinggi.

Sebanyak 995 anak pengguna internet yang terdiri dari 517 laki-laki dan 478 perempuan dilibatkan dalam survei rumah tangga yang diadakan secara nasional dari bulan April hingga November tahun lalu.

Datuk Dr Raj Karim, ketua Jaringan Akhiri Eksploitasi Seksual Komersial Anak Malaysia, mengatakan anak-anak harus diberdayakan dengan pendidikan seksualitas yang komprehensif untuk melindungi mereka dari kontak seksual yang tidak diinginkan.

“Kepercayaan dan kepercayaan harus dipupuk antara anak-anak dan orang dewasa untuk memastikan identifikasi dini dan pelaporan eksploitasi seksual dan pelecehan terhadap anak-anak baik online maupun offline,” katanya.

“Anak-anak tidak boleh disalahkan, dipermalukan, atau distigmatisasi dengan cara apa pun.”

Laporan yang mencakup 13 negara di Afrika Timur dan Selatan serta Asia Tenggara ini dibuat oleh End Child Prostitution and Trafficking International, Interpol dan Kantor Penelitian Unicef ​​– Innocenti.

Di Malaysia, program ini didukung oleh Kementerian Perempuan, Keluarga dan Pembangunan Masyarakat, sedangkan komite teknisnya dipimpin oleh Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia.

Perwakilan Unicef ​​​​di Malaysia Edgar Donoso mengatakan pemerintah berkomitmen untuk melindungi anak-anak secara online dan offline berdasarkan temuan laporan tersebut.

“Bagi anak-anak, batas yang memisahkan dunia maya dan kehidupan nyata tidak ada. Pertemanan dan pengetahuan yang diperoleh anak-anak saat online mempunyai dampak yang sama besarnya dengan pengaruh yang mereka peroleh saat offline.

“Pelecehan dan eksploitasi yang mereka hadapi sama besarnya. Anak-anak akan lebih terlindungi ketika kita membekali mereka dengan pengetahuan, termasuk pendidikan seksualitas yang komprehensif dan dukungan ketika mereka menghadapi bahaya tersebut,” katanya saat peluncuran laporan di sini kemarin.

Sekitar 9% dari anak-anak dalam laporan tersebut mengatakan bahwa mereka telah menjadi sasaran komentar seksual yang tidak nyaman, sebagian besar dari seseorang yang mereka kenal.

Sebanyak 9% lainnya mengatakan mereka menerima gambar seksual yang tidak diinginkan dalam satu tahun terakhir, sementara 5% mengatakan mereka diminta berbicara tentang seks atau tindakan seksual.

Survei tersebut juga menemukan 3% dari mereka menerima permintaan untuk mengirim foto atau video yang memperlihatkan bagian pribadi mereka.

Laporan lengkap dapat diakses di https://uni.cf/3CisuOL

Result SGP

By gacor88